Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mengumumkan bahwa beberapa
pengungsi asal Suriah dan Irak yang lulus proses penyaringan akan diberikan
kewarganegaraan Turki.
Dalam pidato yang disiarkan di
televisi pada Jum’at (6/1/2017), Erdogan mengatakan bahwa pemeriksaan keamanan
akan dilakukan untuk menentukan siapa di antara jutaan orang yang melarikan
diri dari perang di negara asal mereka, yang memenuhi syarat untuk
kewarganegaraan, lansir Al Jazeera pada Satbtu (7/1).
“Kementerian dalam negeri kami
sedang bekerja dan di bawah pekerjan ini, beberapa dari mereka akan diberikan
kewarganegaraan kami setelah semua pemeriksaan yang diperlukan telah
dilakukan,” ujarnya.
“Ada orang-orang yang berkualitas di
antara mereka, ada insinyur, pengacara, dokter. Mari kita manfaatkan bakat
tersebut, daripada membiarkan mereka bekerja secara ilegal di sana-sini, mari
kita beri mereka kesempatan untuk bekera sebagai warga negara seperti anak-anak
bangsa ini.”
Erdogan tidak menyebutkan secara
jelas berapa banyak pengungsi yang akan mendapatkan kewarganegaraan.
Menurut angka resmi yang dikeluarkan
oleh pemerintah Turki, negara tersebut menjadi rumah bagi lebih dari tiga juta
warga Suriah dan Irak yang melarikan diri dari konflik.
Pemerintah Turki menguraikan rencana
naturalisasi pada musim panas lalu namun gagasan tersebut bertemu dengan protes
kemarahan dan komentar xenofobia di media sosial.
Sumber: https://www.arrahmah.com/news/2017/01/07/erdogan-tawarkan-kewarganegaraan-untuk-pengungsi-suriah-dan-irak.html
Sumber: https://www.arrahmah.com/news/2017/01/07/erdogan-tawarkan-kewarganegaraan-untuk-pengungsi-suriah-dan-irak.html

0 Response to "Kebaikan Erdogan Bagi Pengungsi Irak dan Suriah"
Posting Komentar