Menteri Pendidikan Naftali Bannet mengungkapkan bahwa di masa mendatang
pemerintah Yahudi akan memaksakan kedaulatan Zionis Israel atas permukiman,
Maale Adumim, Lembah Yordan Tepi Barat, dan wilayah Palestina lainnya seperti
Jalur Gaza.
Pernyataan ini dikatakan Naftali pada hari Kamis (29/12) kemarin menjelang
dilantiknya Presiden AS terpilih Donald Trump pada 20 Januari 2017 mendatang
yang akan mengakhiri era pembentukan dan pengakuan negara Palestina.
“Setelah Trump dilantik menjadi Presiden dan mengambil alih pemerintahan di
Amerika, maka berakhirlah upaya dan agenda Palestina di dunia internasional.
Dan kami akan memaksa menerapkan hukum Israel ke pemukiman Tepi Barat,” ujar
Naftali seperti dilansir media lokal Israel.
Menurutnya sudah waktunya pemerintah Yahudi memaksakan kedaulatan Zionis
Israel di permukiman Tepi Barat, rumah bagi satu juta pemukim, seraya
menambahkan bahwa sisa wilayah di Tepi Barat akan tetap dalam kerangka
kebijakan pemerintahan sendiri akan tetapi dengan sentuhan perubahan Tel Aviv.
Sumber: https://www.eramuslim.com/berita/palestina/trump-akan-akhiri-era-pembentukan-dan-pengakuan-negara-palestina.htm#.WGcNWX2NnIU
Sumber: https://www.eramuslim.com/berita/palestina/trump-akan-akhiri-era-pembentukan-dan-pengakuan-negara-palestina.htm#.WGcNWX2NnIU

0 Response to "Inilah Kebijakan Trump Terhadap Palestina Setelah Dilantik Menjadi Presiden"
Posting Komentar